cerita mereka

 Dulu di SMP aku hampir sering dikerjai teman sekelas, biar aku marah. Tapi mereka tak berhasil. Tiap dikerjai hanya ketawa saja atau nyengir kuda. Dan itu alami dari hati.
"Husin itu tidak tau marah," begitu kata beberapa teman.
"Tapi aku suka lihat dia marah,"sambung yang lain.
Di lain waktu, seorang teman berhasil membuatku marah, dan itu di luar permintaan sebelumnya.
Bermula dari ledekan singkat. Belum selesai yang ia ucapkan, segelas air kemasan yang kubawa dari kantin, telah mengenai kepalanya. Untung hanya kemasannya pecah. Seisi kelas melongo, diam.
"Satu kali lagi ngana bagitu, ngana pe kapala kita mokase pica," sebaris kalimat keluar dari mulutku. Yang berisi ancaman, apabila mau mengulanginya lagi, maka kepalanya akan kupecahkan.
Dari kejadian itu teman sekelas berhenti memaksaku untuk marah. Dari mereka mulai ada yang segan. Ada juga yang berkata, "marahnya orang pendiam itu menyeramkan."
"Gak tahu-tahu dia akan menyerang lawannya," ucap teman yang di pojok kelas.
SEKIAN

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »