cerita teman

penulis hamsir jailani



Hari ini tahun baru hijriah 1437. Sedari pagi saya dan bung Jamil Muh berkunjung kerumah bapak Sattu(RK 1 ) di dusun Panjang Utara Desa Labbo untuk keperluan mengecek kondisi hutan lindung(menurut keterangan warga setempat, hutan tersebut berada disekitar gunung Lompo Battang) yang nampak terbakar jika dilihat dari kejauhan. Kami berdua disuguhi kopi yang sungguh nikmat jika diseruput sembari menghisap rokok class mild milik bung Jamil. Ada hal menarik yang diceritakan pagi ini oleh Bapak Sattu, terkait mimpinya tentang kehidupan akhirat. Beliau bercerita tentang kehidupan akhirat dengan jembatan sirathol mustaqim yang banyak ditakutkan oleh sebagian besar manusia. Sungguh cerita ini sangat aneh. Betapa tidak, akhirat digambarkan dengan sangat sederhana dengan memberikan contoh meja dan bungkus rokok serta asbak. Bahwa jembatan itu sambung menyambung menjadi satu(kupikir ini semacam lagu nasional saja hehe).. Saya hanya berkata "selamat tahun baru hijriah bung Sattu"
Bersambung..!!!
NB: Masih banyak yang beliau ceritakan, tapi cukup sekian saja dulu..

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »