Hari ini tahun baru hijriah 1437. Sedari pagi saya dan bung Jamil Muh
berkunjung kerumah bapak Sattu(RK 1 ) di dusun Panjang Utara Desa Labbo
untuk keperluan mengecek kondisi hutan lindung(menurut keterangan warga
setempat, hutan tersebut berada disekitar gunung Lompo Battang) yang
nampak terbakar jika dilihat dari kejauhan. Kami berdua disuguhi kopi
yang sungguh nikmat jika diseruput sembari menghisap rokok class mild
milik bung Jamil. Ada hal menarik yang diceritakan pagi ini
oleh Bapak Sattu, terkait mimpinya tentang kehidupan akhirat. Beliau
bercerita tentang kehidupan akhirat dengan jembatan sirathol mustaqim
yang banyak ditakutkan oleh sebagian besar manusia. Sungguh cerita ini
sangat aneh. Betapa tidak, akhirat digambarkan dengan sangat sederhana
dengan memberikan contoh meja dan bungkus rokok serta asbak. Bahwa
jembatan itu sambung menyambung menjadi satu(kupikir ini semacam lagu
nasional saja hehe).. Saya hanya berkata "selamat tahun baru hijriah
bung Sattu"
Bersambung..!!!
NB: Masih banyak yang beliau ceritakan, tapi cukup sekian saja dulu..
NB: Masih banyak yang beliau ceritakan, tapi cukup sekian saja dulu..
